Psoriasis dan menyusui: Apa yang harus diketahui

KUTULIS INFOMenyusui dapat menjadi tantangan tersendiri, tetapi memiliki psoriasis dapat membuatnya lebih tidak nyaman dan sulit. Dengan pendekatan yang tepat, seorang wanita dapat meredakan gejala psoriasisnya dengan aman saat menyusui.

The World Health Organization (WHO)merekomendasikan pemberian ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama kehidupan. Mereka kemudian menyarankan secara bertahap memperkenalkan makanan sambil terus menyusui, sampai bayi berusia 2 tahun atau lebih.
Dalam artikel ini, pelajari tentang hubungan antara psoriasis dan menyusui, serta perawatan yang aman untuk wanita dan bayi.

Psoriasis dan menyusui


Psoriasis dan menyusui: Apa yang harus diketahui

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang terutama menyerang kulit dan persendian. Ini menyebabkan bercak-bercak kulit yang merah, timbul, bersisik, dan ini bisa gatal, membakar, atau menyengat.
Sebagian besar waktu, patch psoriasis terbentuk di sekitar sendi utama, di punggung bawah, dan di kulit kepala, tetapi mereka dapat muncul di mana saja, termasuk di dada dan payudara.
Jika psoriasis mempengaruhi payudara saat seorang wanita menyusui, itu bisa sangat tidak nyaman. Namun, ada banyak cara untuk mengurangi rasa sakit dan gejala lainnya tanpa membahayakan kesehatan bayi.
Jika ragu, bicarakan dengan dokter yang memiliki pengetahuan tentang psoriasis dan menyusui. Mereka dapat mengembangkan rencana pengobatan individual.

Cara mengobati psoriasis saat menyusui

Beberapa obat psoriasis aman digunakan saat menyusui, tetapi yang lain tidak. Menurut National Psoriasis Foundation , penelitian yang sangat terbatas telah mempertimbangkan dampak obat psoriasis saat menyusui.
Namun, para ahli memang merekomendasikan perawatan topikal sebagai pendekatan pertama untuk wanita menyusui. Perawatan ini dapat meliputi pelembab dan emolien yang dijual bebas, seperti petroleum jelly.
Jika pelembab topikal tidak memberikan bantuan, seorang wanita dapat menerapkan steroid topikal dosis rendah ke area kulit yang terkena.
Steroid oral seperti prednison dan prednisolon juga aman digunakan saat menyusui. Prednisone sangat mirip dengan hormon yang diproduksi tubuh, dan hanya sejumlah kecil yang melewati ASI.
Penting untuk dicatat bahwa National Psoriasis Foundation umumnya menyarankan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan sistemik atau biologis saat menyusui, "kecuali ada kebutuhan medis yang jelas."
Di luar pilihan perawatan ini, dokter mempertimbangkan beberapa jenis fototerapi, seperti terapi UVB, aman untuk wanita menyusui.
Namun, para ahli memperingatkan agar tidak menggunakan jenis lain, seperti fototerapi PUVA. Obat dalam perawatan ini, psoralen, dapat melewati ASI dan menyebabkan bayi menjadi sangat sensitif terhadap cahaya.

Bisakah menyusui memicu serangan psoriasis?

Menyusui tidak selalu menyebabkan gejala psoriasis muncul, kambuh, atau memburuk.
Beberapa wanita mengalami kelegaan dari psoriasis selama kehamilan dan menyusui. Yang lain menemukan bahwa kehamilan memperburuk gejala psoriasis, yang berlanjut selama menyusui.
Juga, aspek-aspek tertentu dari menyusui membuat flare-up lebih mungkin terjadi.
Banyak wanita mengalami puting yang sakit dan pecah-pecah, dan masalah kulit ini dapat memicu flare-up psoriasis di area tersebut.
Dokter juga mengenali stres sebagai penyebab flare-up. Menyusui, kurang tidur , dan banyak tanggung jawab merawat bayi baru lahir dapat menimbulkan stres yang signifikan, dan ini dapat memperparah gejala psoriasis.

Gejala

Ketika psoriasis memanas, seseorang mungkin mengalami gejala berikut:
  • bercak kering, tebal, mengangkat kulit, yang disebut plak
  • kulit bersisik atau keperakan di beberapa tambalan
  • tambalan yang gatal atau terbakar
  • benjolan merah di batang tubuh, kaki, dan lengan
  • kulit yang sakit dan menyakitkan
  • benjolan berisi nanah di tangan dan kaki
  • mengupas kulit
Gejala dapat bervariasi, berdasarkan tingkat keparahan dan jenis psoriasis.

Kiat untuk manajemen

Mengelola psoriasis saat menyusui dapat menjadi tantangan, dan mungkin melibatkan beralih ke obat baru.
Mengambil langkah-langkah berikut dapat membantu:
  • mengurangi stres dengan meditasi, terapi, atau yoga yang lembut
  • melakukan latihan ringan, begitu dokter mengatakan itu aman
  • menjaga kelembapan kulit
  • mandi dingin, bukan mandi air panas
  • menggunakan kompres es pada area kulit yang gatal
Jika tidak ada modifikasi gaya hidup atau pengobatan rumahan, diskusikan pilihan lain dengan dokter.

Bawa pulang

Psoriasis dapat membuat menyusui menjadi sulit, dan perawatan tertentu tidak aman.
Namun, perawatan lain dan beberapa teknik manajemen dapat memberikan bantuan dari gejala psoriasis tanpa membahayakan kesehatan wanita menyusui atau bayi.
Selalu berkonsultasi dengan dokter tentang apakah perawatan psoriasis menimbulkan risiko selama menyusui.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Psoriasis dan menyusui: Apa yang harus diketahui"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel