Apakah Magnesium dapat meredakan migrain?

KUTULIS INFOMagnesium adalah mineral alami yang membantu menjaga tekanan darahtetap stabil, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur fungsi saraf dan otot, dan membangun tulang, DNA, dan protein. Kekurangan magnesium juga dapat menyebabkan sakit kepaladan migrain .

Beberapa orang menggunakan magnesium untuk mengobati dan mencegah gejala migrain, termasuk sakit kepala yang parah, gangguan penglihatan, kepekaan terhadap cahaya dan suara, dan mual dan muntah.
Apakah Magnesium dapat meredakan migrain?

Apakah magnesium membantu menyingkirkan migrain?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah sakit kepala.Penelitian lain juga menunjukkan bahwa kadar magnesium dalam otak seseorang mungkin rendah selama migrain.
The American Migraine Foundation menyarankan mengambil 400-500 miligram (mg) suplemen magnesium oksida setiap hari untuk mencegah migrain.
Beberapa peneliti berpikir bahwa keefektifan magnesium sebagai pencegahan terhadap migrainmeningkat ketika seseorang mengambil dosis yang lebih tinggi - lebih dari 600 (mg) - setidaknya selama 3 hingga 4 bulan.
Namun, mengonsumsi magnesium dosis tinggi sebagai suplemen dapat menyebabkan efek buruk pada beberapa orang.
Mengambil magnesium mungkin lebih efektif untuk orang-orang yang migrainnya termasuk aura, atau gangguan penglihatan.

Cara menggunakan magnesium untuk migrain

Orang dengan migrain dapat mengambil magnesium oksida dalam bentuk pil untuk menambah asupan magnesium mereka.
Sebagai alternatif, dokter mungkin memberikan 1-2 gram (g) magnesium sulfat intravena jika seseorang mengalami masalah untuk menyerapnya.
Bentuk lain dari magnesium meliputi:
  • magnesium karbonat
  • magnesium klorida
  • magnesium sitrat
Tubuh menyerap berbagai jenis magnesium ini pada tingkat yang berbeda. Tubuh mengalami kesulitan menyerap magnesium kecuali terikat pada sesuatu yang lain, sehingga suplemen magnesium sering mengandung zat lain, seperti asam amino, yang juga memberikan manfaat kesehatan.
Beberapa orang lebih suka meningkatkan asupan magnesium mereka melalui diet mereka.
Makanan yang mengandung magnesium meliputi:
  • kacang dan biji-bijian
  • kacang hitam dan kacang lentil
  • sereal
  • rempah-rempah
  • biji cokelat
  • teh dan kopi
  • sayuran berdaun hijau
  • alpukat
  • biji, seperti biji labu atau labu
  • kacang almond
  • mackerel, tuna, dan Pollock
  • yogurt rendah lemak atau kefir
  • pisang
  • buah ara
  • coklat hitam
Asupan harian rata-rata magnesium yang direkomendasikan adalah 310–320 mg untuk wanita dan 400–420 mg untuk pria.

Efek samping dan risikonya

Magnesium terjadi secara alami di banyak makanan. Meningkatkan kadar magnesium dengan mengonsumsi lebih banyak makanan ini tampaknya tidak memiliki risiko yang terkait.
Namun, mengonsumsi terlalu banyak suplemen magnesium dapat menyebabkan beberapa efek buruk, termasuk diare , kram, dan muntah.
Jika seseorang mengalami diare karena suplemen magnesium, mereka harus berhenti meminumnya. Ini juga penting bagi seseorang dengan diare untuk tetap terhidrasi.
Orang juga harus menghindari mengonsumsi suplemen magnesium bersama sejenis antibiotik yang dikenal sebagai aminoglikosida. Mengambil zat-zat ini bersama-sama dapat menyebabkan kelemahan otot dan masalah lainnya.
Magnesium juga dapat mengganggu cara seseorang menyerap antibiotik.Oleh karena itu, seseorang harus mengambil antibiotik yang diperlukan setidaknya 2 jam sebelum atau 4 hingga 6 jam setelah mengkonsumsi suplemen ini.
Magnesium juga dapat menurunkan tekanan darah seseorang. Orang yang sedang minum obat untuk tekanan darah tinggi yang mengonsumsi suplemen magnesium bisa berisiko terkena hipotensi , yaitu ketika tekanan darah turun sangat rendah.
Penumpukan magnesium yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan efek samping yang parah, termasuk:
  • detak jantung yang tidak teratur
  • napas melambat
  • koma
Suplemen magnesium juga dapat menyebabkan efek samping tambahan pada orang dengan kondisi medis tertentu, seperti:
  • gangguan pendarahan
  • diabetes
  • masalah ginjal, termasuk gagal ginjal
  • kondisi gastrointestinal, seperti penyakit radang usus (IBD) atau infeksi perut
Siapa pun yang berpikir tentang mengonsumsi suplemen magnesium harus mendiskusikannya dengan dokter terlebih dahulu. Seorang dokter dapat memberi saran pada seseorang apakah suplemen itu aman berdasarkan riwayat medis mereka.
Wanita hamil juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen magnesium. Mereka juga harus menghindari mengambil dosis tinggi magnesium sulfat intravena, karena dapat menyebabkan penipisan tulang pada janin yang sedang berkembang.

Bawa pulang

Ketika diminum dengan benar, magnesium bisa menjadi pilihan pengobatan yang aman bagi penderita migrain. Ini memiliki potensi yang lebih rendah untuk efek samping yang merugikan daripada beberapa perawatan medis tradisional.
Orang-orang dengan riwayat aura mungkin menemukan penggunaan magnesium oksida sangat membantu.
Siapa pun yang mempertimbangkan mengonsumsi suplemen magnesium harus berbicara dengan dokter terlebih dahulu, karena mereka mungkin berinteraksi dengan obat seseorang atau membuat gejala kondisi yang ada menjadi lebih buruk.
Suplemen magnesium tersedia di banyak apotek, toko makanan kesehatan, dan online .

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Apakah Magnesium dapat meredakan migrain?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel