Kafein bisa memperpanjang umur penderita penyakit ginjal

KUTULIS INFOPenyakit ginjal kronis adalah salah satu penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan sebuah strategi sederhana yang dapat membantu pasien dengan kondisi tersebut untuk meningkatkan kelangsungan hidup mereka: minum lebih banyak kopi.
Periset menemukan bahwa pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD) yang mengkonsumsi kafein dengan tingkat tertinggi melihat risiko kematian mereka terpotong hampir seperempat, dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi jumlah terendah.
Rekan penulis studi Dr. Bigotte Vieira, dari Centro Hospitalar Lisboa Norte di Portugal, dan rekan-rekannya baru-baru ini mempresentasikan temuan mereka di Kidney Week 2017 - pertemuan tahunan American Society of Nephrology, yang diadakan di New Orleans, LA.

Kafein bisa memperpanjang umur penderita penyakit ginjal

CKD adalah kondisi progresif dimana ginjal secara bertahap kehilangan kemampuan mereka untuk menyaring air dan produk limbah dari darah. Seiring waktu, CKD dapat berkembang menjadi gagal ginjal, atau tahap akhir penyakit ginjal, membuat transplantasi ginjal atau dialisis satu-satunya pilihan pengobatan.
Diperkirakan lebih dari 30 juta orang dewasa di AS memiliki CKD, dan sekitar 661.000 orang AS mengalami gagal ginjal.
Pada tahun 2014, lebih dari 48.000 orang di AS meninggal karena penyakit ginjal, menjadikannya penyebab kematian kesembilan di negara ini.

Risiko kematian dikurangi hingga 24 persen

Sejumlah penelitian telah memuji kafein untuk manfaat memperpanjang hidupnya yang potensial, namun Dr. Vieira dan rekan mencatat bahwa tidak jelas apakah pasien CKD dapat menuai penghargaan semacam itu.
Untuk mengetahui, para peneliti menganalisis data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi 1999-2010, mengidentifikasi 2.328 pasien yang menderita CKD.
Konsumsi kafein harian peserta dinilai pada awal studi, dan subjek dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan data ini:
  • Kuartil pertama, yang mengkonsumsi kafein di bawah 29,5 miligram setiap hari
  • Kuartil kedua, yang mengkonsumsi 30,5 sampai 101 miligram kafein setiap hari
  • kuartil ketiga, yang mengkonsumsi 101,5 sampai 206 miligram kafein setiap hari
  • Kuartil keempat, yang mengkonsumsi 206,5 sampai 1.378,5 miligram kafein setiap hari
Para peneliti kemudian melihat angka kematian masing-masing partisipan dan bagaimana hal ini dikaitkan dengan asupan kafein.
Dibandingkan dengan subyek dalam kuartil pertama konsumsi kafein, jumlah kuartil keempat adalah 24 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena semua penyebabnya, sementara pada kuartil kedua dan ketiga memiliki risiko 12 persen dan 22 persen lebih rendah dari semua penyebab kematian, masing-masing.
Menurut tim, temuan ini tetap ada setelah memperhitungkan usia, jenis kelamin, ras, tekanan darah , status merokok, indeks massa tubuh ( BMI ) partisipan, dan banyak pembaur lainnya.

Temuan menunjukkan janji

Dr. Vieira dan tim mengingatkan bahwa karena penelitian mereka bersifat observasional, penelitian ini tidak dapat membuktikan sebab dan akibat antara konsumsi kafein yang lebih tinggi dan mengurangi angka kematian pada pasien CKD.
Yang mengatakan, para peneliti percaya bahwa hasil mereka menunjukkan bahwa minum secangkir tambahan joe atau dua setiap hari mungkin menawarkan manfaat kesehatan.
" Hasil ini menunjukkan bahwa menasihati pasien dengan CKD untuk minum lebih banyak kafein dapat mengurangi angka kematiannya. Ini akan mewakili pilihan yang sederhana, bermanfaat secara klinis, dan murah, walaupun manfaat ini harus dipastikan secara ideal dalam uji coba klinis secara acak."
Dr. Bigotte Vieira

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kafein bisa memperpanjang umur penderita penyakit ginjal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel