Apa itu migrain basilar?

KUTULIS INFOMigrain adalah sakit kepala parah yang sering disertai mual dan kepekaan terhadap cahaya. Migrain Basilar adalah jenis migrain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan penglihatan.
Periset tidak yakin apa penyebab migrainbasilar, namun perawatan tersedia untuk mencegahnya dan mengurangi intensitasnya.
Isi dari artikel ini:
  1. Apa itu migren basilar?
  2. Gejala
  3. Penyebab
  4. Diagnosa
  5. Pengobatan
  6. Mencegah migran basilar

Apa itu migren basilar?

Migrain basilar adalah jenis migrain langka yang dimulai di batang otak. Migrain basilar mungkin disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah yang membatasi aliran darah ke otak.
Kondisi lain yang membatasi aliran darah, seperti pembuluh darah berliku-liku, juga bisa menyebabkan migrain basilar.

Apa itu migrain basilar?

Migrain Basilar dapat mempengaruhi indera seseorang, terutama penglihatan mereka. Ini disebut sebagai migrain dengan aura.Migrain basilar dapat menyebabkan seseorang melihat garis, kilatan cahaya, atau bintik-bintik. Rasa sakit akibat migrain bisa terjadi sebelum atau selama gejala lainnya.
Migrain Basilar dapat mempengaruhi satu atau kedua sisi kepala. Gejala Aura bisa berlangsung sekitar satu jam sebelum memudar, tapi migrain itu sendiri bisa berlangsung antara 4 jam dan beberapa hari. Seseorang biasanya akan merasa lelah atau terkuras setelah migrain basilar.

Gejala

Migrain kandung kemih memiliki berbagai gejala spesifik, namun juga berbagi gejala dengan migrain aura lain.
Gejala spesifik untuk migrain basilar meliputi:
  • pidato yang tidak jelas
  • kehilangan kontrol otot
  • tangan atau kaki dingin
  • pingsan atau pingsan
  • Berbunyi di telinga
  • pusing yang ekstrem
  • sebuah perasaan bahwa ruangan berputar, sehingga sulit berdiri
  • kebutaan sementara
  • penglihatan ganda
  • mual atau muntah
Gejala yang menyertai migrain aura lainnya meliputi:
  • perubahan visi
  • kelemahan
  • melihat lampu statis atau zigzag
  • melihat bintik-bintik atau bintang
  • kepekaan terhadap cahaya atau kebisingan
  • mati rasa di wajah, kepala, dan tangan
  • melihat lampu tidak berasal dari sumber yang bisa dijelaskan
Gejala aura biasanya terjadi sebelum timbulnya sakit migrain, yang bisa berkisar dari sedang sampai parah. Rasa sakit bisa berkonsentrasi di satu area kepala sebelum menyebar.
Migren juga bisa menyebabkan allodynia, yaitu saat sentuhan ringan, seperti pakaian yang menyikat kulit, menyebabkan rasa sakit.
Gejala akan bervariasi antara orang dan antar contoh.

Komplikasi

Orang yang mengalami migrain basilar mungkin juga berisiko tinggi mengalami stroke iskemik . Hubungan antara migrain dengan aura dan risiko stroke belum sepenuhnya dipahami, namun stroke iskemik disebabkan oleh berkurangnya suplai darah dan oksigen ke otak.
Wanita yang menggunakan pil kontrasepsi kombinasi dan mengalami migrain dengan aura berisiko tinggi mengalami stroke iskemik. Untuk alasan ini, Organisasi Kesehatan Dunia tidak merekomendasikanmeresepkan pil kombinasi kepada wanita yang mengalami migrain jenis ini.

Penyebab

Beberapa periset percaya bahwa migrain basilar terjadi saat arteri basilar tersempit, namun diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi hal ini. Arteri basilar mengalir dari bagian belakang leher ke batang otak dan bertanggung jawab membawa darah ke otak.
Namun, ada beberapa faktor eksternal yang diketahui memicu migrain basilar. Ini termasuk:
  • menekankan
  • alkohol
  • cahaya terang
  • mabuk
  • pil kontrasepsi hormonal
  • tekanan darah obat-obatan
  • kelaparan berkepanjangan
  • kurang tidur
  • berbau kuat, termasuk beberapa parfum
  • fluktuasi hormon pada wanita
  • epilepsi atau kejang
  • kafein
  • Perubahan cepat pada tekanan barometrik atau cuaca
  • nitrit dalam makanan
  • kelebihan berat badan
  • penggunaan obat sakit kepala secaraberlebihan

Diagnosa

Seorang dokter kemungkinan akan mendiagnosa migrain basilar begitu seseorang telah mengalami setidaknya dua episode gejala aura. Migrain kandung kemih kadang mirip dengan migren hemiplegia, namun migren hemiplegia cenderung menyebabkan kelemahan pada satu sisi tubuh.
Kondisi medis lain yang lebih serius yang memiliki gejala mirip dengan migrain basilar meliputi:
  • kejang
  • tumor otak
  • meningitis
  • pukulan
Untuk mengatur kondisi ini, dokter atau ahli saraf mungkin merekomendasikan pemindaian imaging resonansi magnetik ( MRI ) atau pemindaian tomografi terkomputerisasi (CT).

Pengobatan

Pengobatan untuk migrain basilar cenderung berfokus pada mengurangi rasa sakit dan mengobati gejala migrain lainnya.
Obat yang mungkin direkomendasikan oleh dokter, meliputi:
  • Obat antiinflamasi nonsteroid ( NSAID), seperti ibuprofen
  • obat antinausea
  • triptan, yang mengatur kadar serotonin
  • ergotamin
Jika obat bebas tidak berpengaruh, dokter mungkin meresepkan dosis yang lebih tinggi. Dalam beberapa kasus, blok saraf dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit.
Orang yang mengalami migrain basilar juga harus waspada terhadap gejala aura, yang bisa bertindak sebagai peringatan untuk sakit kepala yang mendekat. Beberapa obat penghilang rasa sakit dan obat anti-inflamasi mungkin lebih efektif jika dikonsumsi sebelum rasa sakit menjadi tidak terkendali.

Mencegah migran basilar

Seorang dokter mungkin meresepkan obat pencegahan untuk mengurangi risiko terkena migrain. Obat-obatan ini meliputi:
  • Suntikan Botox
  • obat pereda kejang
  • antidepresan
Seseorang mungkin juga bisa mengurangi risiko migrain basilar dengan membuat beberapa perubahan gaya hidup. Perubahan yang mungkin dipertimbangkan seseorang meliputi:
  • hindari makanan pemicu, seperti alkohol atau kafein
  • berolahraga secara teratur
  • beristirahat dan santai untuk membantu menghilangkan stres
  • makan diet seimbang
  • tidur teratur
  • tidak melewatkan makanan
Jika seseorang mulai merasakan aura atau gejala migrain, mereka harus segera menghentikan aktivitas dan pergi ke tempat yang sepi dan gelap. Mereka mungkin juga ingin mengambil obat penghilang rasa sakit sebagai tindakan pencegahan, bahkan jika rasa sakitnya belum dimulai.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Apa itu migrain basilar?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel